Heii selamat tengah malam ya blog :D *yawn*
Sebenernya sih
gamau ngepost untuk hari ini, tapi karena jemari sudah mulai mengetik
dengan lihay alhasil nerusin aja ketikan sy yg kemarin :p
Ini gue
ada sedikit curahan hati guee *tinggi bgt bahasanyee* PLAK! *skip, Udah
gausah nunggu nasi-basi. Langsung yuuk simak galauan gue kali
iniiiiiiiiii
Cek.. Cekk......... Cekkkkiii.... Cekiiippprrooooootthhhh
Ini bukan tentang hari valentine, atau apapun itu. Ini bukan tentang
perasaan yang menye-menye ataupun galau-galau. Ini hanya tentang
ungkapan yang tak bisa diungkapkan, bukan ungkapan sayang ataupun
ungkapan kasih. Bukan. Bukan tentang itu.
Aku hanya merasa bosan, bosan dengan semua yang nampak didepanku. Aku
merasa marah, capek dengan semua yang terjadi. Terkadang hidup ini
membingungkan, terkadang aku tak bisa membedakan mana yang nyata dan
mana yang kamuflase. Perasaan itu, semua yang nampak seperti sinetron
dalam penglihatanku.
Ini bukan tentang ungkapan cinta, sudah kubilang bukan. Ini bukan
ungkapan perasaanku padamu, aku mohon jangan terus-terusan mendesakku
untuk mengungkapkan semua perasaanku padamu. Aku bingung dengan semua
yang ada, ah lebih tepatnya aku tak berani mengungkapkan semua yang ada
dalam perasaanku.
Dari awal kita bertemu, aku sudah berharap agar aku tak harus
mengungkapkan perasaanku, agar aku tak harus bersusah payah
memberitahumu tentang apa yang ada dalam hatiku. Aku tak mampu melakukan
hal itu. Aku hanya bisa berharap kau bisa mengerti tentang diriku tenpa
pernah aku ungkapkan, dan ketika kata-kata tak lagi bermakna dalam
kehidupanku, aku hanya bisa mengeluarkan airmata. Semoga kau mengerti
tentang makna airmata ini.
Setelah semua yang terjadi, dan masalah yang terus-terusan berputar
dalam kepalaku, aku hanya bisa pasrah. Kamu yang terus-terusan menyita
waktuku, kamu yang bermasalah dengan duniamu, kamu yang menyita semua
masalahku, kamu yang membuatku mempunyai masalah, kamu yang membuatku
tak bisa lagi mengungkapkan semuanya, kamu...... dan.... Ah, aku cuma
bisa memilih diam dan mungkin kau akan melihat airmata lagi. Untuk
terakhir kalinya, lebih pekalah terhadap perasaanku. Ketika aku marah,
ketika aku bersedih, ketika aku membutuhkan pertolongan, ketika aku
ingin sendiri. Meski semua itu selalu tak kuungkapkan, tapi dalam diamku
selalu ada ungkapan yang tersembunyi. Please, listen my silence.
Yeeeaay this midnight I might just be able to share this. Enjoyeeeed guys. Papay~ SEEEE YAA {}
Tidak ada komentar:
Posting Komentar